Medan - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi berjanji akan memperjuangkan usulan Gubernur SUmatera Utara H Gatot Pujo Nugroho agar pertandingan cabang olahraga Wushu pada Asean Game 2018 nanti digelar di Kota Medan, Sumatera Utara. Demikian disebutkan Menpora Imam Nahrowi saat memberikan sambutan pada Open House Imlek di Padepokan Wushu, Jalan Plaju, Medan, Jumat (20/2) siang.
Hadir di acara itu, Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Wakil Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, anggota Komisi 10 DPR RI Sofyan Tan dan anggota Komite II DPD RI Parlindungan Purba, Konsul Kehormatan Turki Rahmat Shah dan sejumlah tokoh masyarakat Sumatera Utara.
Menpora mengaku, ide kalau cabang olahraga wushu digelar di Medan ketika Asean Game merupakan ide Gubsu Gatot Pujo Nugroho. “Tadi Pak Gubernur punya ide,bagaimana salah satu cabang olahraga Asean Games, Wushu, tempatnya diselenggarakan di Medan, Sumut,” sebutnya.
Menyikapi itu, Menpora akan mempertimbangkan ide tersebut. Dia berharap Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia Master Supandi Kusuma untuk mendiskusikannya dengan Kemenpora, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan International Olympiad Committee (IOC).
Sejauh ini, katanya, daerah yang menjadi tempat penyelenggaraan Asean Game 2018 baru beberapa daerah di antaranya Palembang, Jakarta, Jawa Barat dan Banten.
“Kita harus mampu meyakinkan IOC dan KOI agar wushu bisa kita tempatkan di Medan,” tegas Menpora.
Bangga
Saya atas nama pribadi dan Menpora, ujarnya, sudah lama ingin datang ke markas Wushu di Medan. "Bagi saya, (kedatangan-red) ini penebus utang saya. Karena sewaktu kejuaraan dunia sanda di Istora Senayan, saya berjanji ingin ke markas wushu di Medan. Saya sudah memenuhi janji saya,” sebut Menpora.
Di kesempatan tersebut, Menpora menyampaikan salam hormat dan bangga atas prestasi para atlet wushu di bawah binaan Master Supandi Kusuma. Apalagi atlet wushu sudah banyak mengharumkan nama bangsa dan negara ini.
“Saya sampaikan rasa hormat, bangga dan terimakasih kepada atlet wushu yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia. Semoga prestasi ini terus diraih dan menjadi inspirasi, semangat dan motivasi bagi kita di masa yang akan datang,” ucap Imam Nahrowi.
Sementara itu, Gubsu Gatot Pujo Nugroho mengapresiasi Master Supandi Kusuma yang sudah mengabdikan dirinya di dunia olahraga khususnya wushu. “Kami belum bisa membayar tentang pengorbanan dan dedikasi yang diberikan Bang Supandi Kusuma terhadap prestasinya di bidang olahraga. Barangkali melalui Bung Sofyan Tan, mohon diingatkan melalui Pak Menteri, nanti, Asean Games 2018, agar cabang olahraga wushu bisa dilaksanakan di Medan Sumatera Utara. Kami sepakat akan mendukung,” sebut Gubsu.
Menurut Gubsu, dukungan penuh dari Pemprovsu jika saat Asean Games nanti digelar di Medan juga merupakan kebanggaan masyarakat Sumut. “Ini bagian dari wujud terimakasih kami. Wujud terimakasih masyarakat olahraga kepada Bung Supandi Kusuma yang telah mendedikasikan dirinya di bidang keolahragaan khususnya wushu,” sebut Gatot.
Selain itu, Gubsu juga mengaku bangga dengan berbagai torehan prestasi atlet wushu yang telah mengharumkan nama bangsa dan khususnya Sumatera Utara baik di kancah regional, nasional maupun internasional. Terakhir, Gubsu atas nama Pemerintah Provinsi Sumut mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek. “Semoga Imlek di tahun Shio Kambing Kayu ini menjadi sebuah pertanda kebaikan untuk Sumut dan Indonesia,” sebut Gatot.
Sebelumnya, saat sampai di padepokan Wushu, Menpora Imam Nahrowi, Gubsu Gatot Pujo Nugroho dan Wagubsu Tengku Erry Nuradi diajak Master Supandi Kusuma ke lantai dua padepokan melihat berbagai dokumen prestasi para atlet dan perkembangan wushu di tanah air.
Jemy
Hadir di acara itu, Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Wakil Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, anggota Komisi 10 DPR RI Sofyan Tan dan anggota Komite II DPD RI Parlindungan Purba, Konsul Kehormatan Turki Rahmat Shah dan sejumlah tokoh masyarakat Sumatera Utara.
Menpora mengaku, ide kalau cabang olahraga wushu digelar di Medan ketika Asean Game merupakan ide Gubsu Gatot Pujo Nugroho. “Tadi Pak Gubernur punya ide,bagaimana salah satu cabang olahraga Asean Games, Wushu, tempatnya diselenggarakan di Medan, Sumut,” sebutnya.
Menyikapi itu, Menpora akan mempertimbangkan ide tersebut. Dia berharap Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia Master Supandi Kusuma untuk mendiskusikannya dengan Kemenpora, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan International Olympiad Committee (IOC).
Sejauh ini, katanya, daerah yang menjadi tempat penyelenggaraan Asean Game 2018 baru beberapa daerah di antaranya Palembang, Jakarta, Jawa Barat dan Banten.
“Kita harus mampu meyakinkan IOC dan KOI agar wushu bisa kita tempatkan di Medan,” tegas Menpora.
Bangga
Saya atas nama pribadi dan Menpora, ujarnya, sudah lama ingin datang ke markas Wushu di Medan. "Bagi saya, (kedatangan-red) ini penebus utang saya. Karena sewaktu kejuaraan dunia sanda di Istora Senayan, saya berjanji ingin ke markas wushu di Medan. Saya sudah memenuhi janji saya,” sebut Menpora.
Di kesempatan tersebut, Menpora menyampaikan salam hormat dan bangga atas prestasi para atlet wushu di bawah binaan Master Supandi Kusuma. Apalagi atlet wushu sudah banyak mengharumkan nama bangsa dan negara ini.
“Saya sampaikan rasa hormat, bangga dan terimakasih kepada atlet wushu yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia. Semoga prestasi ini terus diraih dan menjadi inspirasi, semangat dan motivasi bagi kita di masa yang akan datang,” ucap Imam Nahrowi.
Sementara itu, Gubsu Gatot Pujo Nugroho mengapresiasi Master Supandi Kusuma yang sudah mengabdikan dirinya di dunia olahraga khususnya wushu. “Kami belum bisa membayar tentang pengorbanan dan dedikasi yang diberikan Bang Supandi Kusuma terhadap prestasinya di bidang olahraga. Barangkali melalui Bung Sofyan Tan, mohon diingatkan melalui Pak Menteri, nanti, Asean Games 2018, agar cabang olahraga wushu bisa dilaksanakan di Medan Sumatera Utara. Kami sepakat akan mendukung,” sebut Gubsu.
Menurut Gubsu, dukungan penuh dari Pemprovsu jika saat Asean Games nanti digelar di Medan juga merupakan kebanggaan masyarakat Sumut. “Ini bagian dari wujud terimakasih kami. Wujud terimakasih masyarakat olahraga kepada Bung Supandi Kusuma yang telah mendedikasikan dirinya di bidang keolahragaan khususnya wushu,” sebut Gatot.
Selain itu, Gubsu juga mengaku bangga dengan berbagai torehan prestasi atlet wushu yang telah mengharumkan nama bangsa dan khususnya Sumatera Utara baik di kancah regional, nasional maupun internasional. Terakhir, Gubsu atas nama Pemerintah Provinsi Sumut mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek. “Semoga Imlek di tahun Shio Kambing Kayu ini menjadi sebuah pertanda kebaikan untuk Sumut dan Indonesia,” sebut Gatot.
Sebelumnya, saat sampai di padepokan Wushu, Menpora Imam Nahrowi, Gubsu Gatot Pujo Nugroho dan Wagubsu Tengku Erry Nuradi diajak Master Supandi Kusuma ke lantai dua padepokan melihat berbagai dokumen prestasi para atlet dan perkembangan wushu di tanah air.
Jemy

.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar