Serdangbedagai - Selama tahun 2104 lalu, Pihak Dinas Bina Marga Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) mengklaim telah menuntaskan pembangunan infrastruktur di 339 titik lokasi dengan dana sebesar Rp53 miliar. seluruh pelaksanaan kegiatan tersebut bersumber dari DAK Tender Rp9,6 miliar untuk 7 pekerjaan, APBD Tender Rp25 miliar untuk 37 pekerjaan.
Sedangkan untuk APBD PL Murni yang hanya menghabiskan Rp19 miliar, ternyata mampu digenjot untuk membangun infrastruktur di 293 titik lokasi. “Dari hasil evaluasi terakhir, seluruh pekerjaan untuk pelaksanaan tahun 2014 lalu yang ditargetkan tercapai,” ungkap Kadis Bina Marga Darwin Sitepu, di Perbaungan, kemarin.
Lantas pada tahun 2015 lanjut Darwin, pembangunan infrastruktur mendapat alokasi sebesar Rp42 miliar yang direncanakan untuk membangun infrastruktur pada 52 titik lokasi dan dipastikan semua titik tersebut tersebar merata pada daerah-daerah pedesaan di 17 kecamatan se-Sergai. Terutama dikhususkan pada titik lokasi yang benar-benar membutuhkan.
Dana sebesar Rp42 miliar tersebut, kata Darwin, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Regular Tambahan Rp19 miliar untuk 8 pekerjaan, DAK Transportasi Pedesaan Rp5,5 miliar untuk 5 pekerjaan ditambah lagi, Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp18 miliar untuk 39 pekerjaan.
“Pembiayaan pembangunan infrastruktur ini kemungkinan akan bertambah pada P-APBD 2015. Mengingat pada proses itu pencapaian PAD, maupun Silpa TA 2014 bisa digunakan untuk pembiayaan pembangunan 2015,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Sergai Ikhwanza Syahputra mengatakan, pelaksanaan rencana kegiatan tersebut kini dalam tahapan pematangan. bila tidak ada masalah, maka pelaksanaannya diperkirakan pada bulan Februari, ataupun Maret.
”Sekarang ini seluruh pekerjaan tersebut tengah disurvey. Setelah itu ditenderkan untuk mendapat pihak rekanan yang akan bekerja dilapangan,” jelasnya.
Di Gedung DPRD, Ketua DPRD Syahlan Siregar meminta agar pencapaian pekerjaan tersebut bukan sekedar program yang mengejar kuantitas, melainkan, kualitas. Politisi PAN ini pun menegaskan, bahwa infrastruktur yang akan digenjot tersebut harus benar-benar yang bermanfaat bagi warga setempat.
Budi Wijaya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar