Medan - Tim seleksi calon direksi PDAM Tirtanadi, dikabarkan telah menyerahkan 9 nama calon direksi ke Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujonugroho, Kamis (5/3) kemarin.
Hal ini dibenarkan Anggota Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Taufan Damanik, Jumat (6/3) yang dimintai keterangan akan hal itu.
Taufan menyatakan, beberapa nama yang dipilih tim seleksi berasal dari luar PDAM Tirtanadi. "Yang berasal dari luar Tirtanadi dipilih karena memang excellent. Yang dari dalam Tirtanadi ternyata tidak semuanya memenuhi kualifikasi," katanya.
Menurut Taufan, sembilan calon ini dinyatakan layak menjadi direksi PDAM Tirtanadi karena dianggap berhasil melewati tiga tahap tes yang dibuat oleh timsel.
"Pertama, para calon mengikuti ujian tertulis yang disiapkan oleh masing-masing anggota tim. Kemudian para calon menjalani wawancara tatap muka dengan masing-masing anggota. Yang terakhir dilakukan wawancara panel, yaitu satu orang calon diwawancara secara serempak oleh timsel," katanya.
Empat direksi baru diharapkan sudah dilantik sehari setelah masa jabatan direksi periode ini habis, yaitu 10 Maret.
Sembilan calon yang tidak diloloskan tim seleksi antara lain, katanya, tidak punya rencana bisnis yang inovatif dan mampu menjawab tuntutan perkembangan Tirtanadi, kurang punya kapasitas pembinaan atau pemahaman tentang good governance.
Sembilan nama yang disorongkan adalah Abdi Sucipto (PD Tirta Siak), Arif Haryadian (Kepala Divisi Perencanaan PDAM Tirtanadi), Delviyandri (Kadiv Peralataan Teknik PDAM Tirtanadi), Heri Batanghari (Kadiv Produksi PDAM Tirtanadi ), Jhon Pariaman Saragih (mantan Dirut Tirtalihou), Sutedi Raharjo (Kacab Medan Kota PDAM Tirtanad ), Tamsil Lubis (Direktur Perencanaan dan Produksi PDAM Tirtanadi), Zainal Abidin (Kadiv Litbang PDAM Tirtanadi), dan Zulkifli Lubis (Kadiv Zona 1 PDAM Tirtanadi
Diketahui, Tim yang menyeleksi 9 nama calon direksi ini yakni Prof Irmawati Soeprapto, tim yang telah bekerja sejak awal Februari lalu terdiri dari Prof Johannes Tarigan (Fakultas Teknik, Teknik Sipil), Ir Seri Maulina Msi (Fakultas Teknik, Teknik Kimia), Dr Mahmul Siregar (Fakultas Hukum), dan Wahyu Aryo Pratomo SE ME (Fakultas Ekonomi).
Jemy

Tidak ada komentar:
Posting Komentar