Medan - Leo Nababan Ketua DPP Partai Golkar menyatakan Anak Medan harus punya tata keramah. Hal ini disampaikannya, Jumat (6/3) saat dimintai keterangan perihal tudingan bahwa ia diminta jangan merusak persaudaraan Golkar Sumut.
"Saya merupakan anak medan yang mengetahui tata keramah apa lagi saya adalah orang batak," katanya.
Leo Nababan juga menyangkal ada niat untuk memecah belah persatuan Golkar Sumut, seperti yang dilontarkan Ketua DPD Golkar Sumut, Ajib Shah.
Leo menyatakan, ia hanya ingin menegakkan garis partai hasil Munas Ancol yang memilih Agung laksono ketua DPP Golkar yang sah sehingga semua kader partai harus mendukung garis partai golkar yang dilaksanakan di Munas Ancol.
Leo juga menyebutkan DPP Golkar akan merangkul seluruh kader Partai Golkar termasuk kader pendukung ARB artinya Ajib Sah berserta lainnya juga akan ikut kita rangkul.
"Kalau Ajib masih dipercaya oleh seluruh kader Golkar Sumut untuk memimpin maka kami akan mendukung tidak mungkin saya langsung menunjuk Ajib Sah sebagai Ketua kan ada aturan Partai," jelasnya, mengakhiri perbincangan tersebut.
Sebelumnya diketahui Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ajib Shah sempat melontarkan nada panas pada Leo Nababan untuk tidak berkomentar terlalu banyak, termasuk soal keterangan bakal melakukan PAW kepada kader Golkar di kab/kota di Sumut.
"Jadi saudara Leo Nababan dan kawan-kawan, yang belum berkontribusi besar dan berbuat banyak terhadap Golkar Sumut berkomentar terlalu banyak. Jangan undang keributan di Sumut, jangan usik ketenanganan di kab/kota. Kalau dia mau usik berhadapan dengan kami langsung. Kita orang dewasa. Oleh karenanya besok kami akan kontak beliau langsung. Ngomong. Kalau ngomong sama kita langsung jangan gertak kab/kota," ujar Ajib Kamis (5/3).
Ajib yang didampingi Sekretaris Partai Golkar Sumut Yasir Ridho Lubis dan Bendahara Partai Golkar Sumut Jimmy Ong, saat menggelar konfrensi pers di Kantor DPD Golkar Sumut Jalan Wahid Hasyim Medan, juga dengan tegas mengaku akan berada di garda paling terdepan mengamankan Golkar di Sumut agar tidak pecah akibat ulah segelintir oknum yang katanya lebih cinta jabatan di partai.
Jemy

Tidak ada komentar:
Posting Komentar