Medan - Tidak bisa dipungkiri bahwa konflik KPK-POLRI bisa memperburuk kinerja mata uang Rupiah. Bila ketegangannya meningkat, maka kinerja Rupiah bisa diperburuk karenanya. Konflik KPK-POLRI hanya akan memperburuk keadaan. Walaupun sejauh ini dampaknya belum sangat terasa bagi kinerja nilai tukar Rupiah.
"Setidaknya sejumlah alasan seperti bahwa konflik KPK-POLRI telah berlangsung dalam beberapa pekan. Namun yang terlihat justru sejumlah indikator ekonomi baik itu IHSG dan Rupiah masih cukup baik. Ini menandakan bahwa kinerja sektor keuangan sejauh ini masih mengabaikan konflik besar tersebut," ucap Benjamin, Kamis (12/2/2015).
Namun bukan berarti tanpa kewaspadaan. Kondisi Rupiah yang terus memburuk berpeluang menciptakan kekhawatiran pasar keuangan bila tidak ada sentimen positif eksternal, dan justru konflik KPK-POLRI merembet kemasalah lain.
"Meskipun sejauh ini masih bisa diabaikan, sebaiknya pemerintah dalam hal ini Presiden cepat mengambil tindakan untuk mengantisipasi kemungkinan buruknya. Jangan sampai ditengah banyaknya sentimen negatif dari luar, pasar keuangan justru terpuruk akibat konflik tersebut," katanya.
Jemy
"Setidaknya sejumlah alasan seperti bahwa konflik KPK-POLRI telah berlangsung dalam beberapa pekan. Namun yang terlihat justru sejumlah indikator ekonomi baik itu IHSG dan Rupiah masih cukup baik. Ini menandakan bahwa kinerja sektor keuangan sejauh ini masih mengabaikan konflik besar tersebut," ucap Benjamin, Kamis (12/2/2015).
Namun bukan berarti tanpa kewaspadaan. Kondisi Rupiah yang terus memburuk berpeluang menciptakan kekhawatiran pasar keuangan bila tidak ada sentimen positif eksternal, dan justru konflik KPK-POLRI merembet kemasalah lain.
"Meskipun sejauh ini masih bisa diabaikan, sebaiknya pemerintah dalam hal ini Presiden cepat mengambil tindakan untuk mengantisipasi kemungkinan buruknya. Jangan sampai ditengah banyaknya sentimen negatif dari luar, pasar keuangan justru terpuruk akibat konflik tersebut," katanya.
Jemy

Tidak ada komentar:
Posting Komentar