DPK Menggunung, Kredit Malah Surut - bbb
Headlines News :
Home » » DPK Menggunung, Kredit Malah Surut

DPK Menggunung, Kredit Malah Surut

Written By Unknown on Rabu, 11 Februari 2015 | 01.19

Medan - Pengamat ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin menilai, persaingan sengit untuk memperebutkan Dana Pihak Ketiga (DPK) setiap perbankan semakin sengit. Faktor-faktor yang mempengaruhi juga sangat banyak, mulai dari menaikkan bunga deposito ditambah bunga tambahan lainnya, memberikan janji hadiah, hingga menurunkan nominal simpanan deposito. Dana pihak ketiga yang terkumpul tersebut jelas merupakan akses modal yang baik bagi perbankan. Terlebih bila dominasi dana murahnya cukup besar.

Sehingga peralihan masyarakat yang menyimpan uang dari bentuk tabungan ke deposito bisa saja mengalami peningkatan. Sayangnya DPK yang diperebutkan tersebut justru tidak dikelola dengan baik. Terlihat dari pertumbuhan penyaluran kredit yang masih di bawah 10% di tahun 2014 silam.

"Ini berarti DPK yang selama ini menjadi target perbankan agar terkumpul banyak diperbankan, justru tidak mengalir ke sektor produktif (sektor rill).Berarti kesimpulannya adalah dana perbankan di SUMUT banyak yang terparkir di pasar uang. Salah satunya diparkirkan di Bank Indonesia dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia atau jenis instrument keuangan lainnya," katanya.

Sudah semestinya lanjut Benjamin, dana simpanan tersebut bisa disalurkan untuk sektor yang produktif khususnya yang bisa menyerap tenaga kerja banyak, mengurangi pengangguran serta menjadi motor pertumbuhan. "Saya juga menilai, pada umumnya perbankan kita lebih senang meminjamkan uang ke pihak korporasi yang jelas-jelas jumlahnya tidak sebanyak pelaku usaha UMKM," katanya.

Untuk data nasional saja, perbandingan industri korporasi yang diperkirakan sekitar 5000 unit masih kalah jauh dibandingkan UMKM yang jumlahnya di atas 46 juta. Tapi bagaimana dengan porsi kredit UMKM itu sendiri, nilainya tidak lebih dari 20% total kredit yang disalurkan perbankan.

"Sebaiknya perbankan kita memang perlu untuk diarahkan agar menyalurkan kredit ke UMKM dan tidak melulu fokus kepada penyaluran kredit korporasi atau hanya mengejar pencapaian laba semata. Itu pentig agar DPK tidak hanya mengendap dan tidak tersalurkan. Fenomena belakangan ini cukup memberikan penjelasan bahwa Bank masih enggan untuk ke UMKM kendati mereka memperebutkan DPK dengan berbagai jurus sakti," katanya.



Jemy
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Blogger Themes Gallery

Copyright © 2015. bbb - All Rights Reserved
Template Created by My Blogger Templates Published by Free Blogger Templates

Proudly powered by Blogger