Serdangbedagai - Pihak panitia perayaan Hari jadi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang ke 11 tahun, di areal lokasi Replika Sultan Serdang, di Kelurahan Melati, Kebun Kecamatan Perbaungan, dianggap lalai dalam memberikan kenyamanan kepada pengunjung.
Pasalnya, pada Kamis (8/1/2015), sekira pukul 22.00 WIB, dilokasi perayaan tersebut, telah terjadi insiden kecelakaan, antara kreta api penumpang jurusan Tanjungbalai menuju Medan, menabrak mobil salah satu pengunjung diperlintasan yang belum memiliki palang perlintasan.
Akibatnya, mobil Nissan Extrel BK 262 S yang dikendarai pasangan suami istri Jhoni (34) dan Lucky Sundari (28) warga, Sawit Indah Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan ini terhempas hingga 20 meter dari perlintasan kereta api yang tidak jauh dari lokasi perayaan.
Akibat kejadian tersebut, korban sempat dilarikan oleh warga ke Rumah Sakit Umum (RSU) Melati Pebaungan untuk mendapatkan perawatan, karena salah satu korban, mengalami luka yang cukup serius, mengeluarkan darah dari mulut dan telinganya, dan kedua korban harus dirujuk ke RS Medistra Lubuk Pakam.
Informasi dari warga setempat, Rahmad (35) mengatakan kecelakaan tersebut terjadi saat hujan, saat itu mobil yang dikendarai oleh pasutri tersebut ingin pulang ke rumahnya selepas melihat hiburan yang digelar oleh pihak pemkab Sergai dalam merayakan HUT nya yang ke 11 tahun.
Namun, naas saat akan melintas diperlintasan KA tiba-tiba mesin mobil tersebut mendadak mati tepat diperlintasan kereta api, kemudian datang kreta api penumpang dari arah Tebingtinggi yang melaju kencang dan kecelakaan pun tak terelakkan.
"Saat itu warga disini sempat meneriaki pengendara mobil bahwa ada kereta api yang mau lewat, namun karena kaca mobil tersebut tertutup sehingga teriakan warga disini tidak didengarnya," ucapnya.
Rahmat, bersama warga setempat juga sangat menyayangkan pihak panitia yang kurang propesional, sebab saat kejadian warga setempat tidak melihat adanya pihak keamanan yang berjaga jaga dilokasi perlintasan, sehingga hal ini menyebabkan terjadinya kecelakaan.
"Seharus pihak panitia lebih profesional lagi, bukan kali ini aja kejadian ini terjadi pada tahun lalu juga terjadi seperti ini saat acara perayaan HUT Sergai" tandasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sergai AKP Soya Lato saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian kecelakaan KA dengan mobil di dekat lokasi perayaan HUT Sergai.
"Saat ini ke dua korban sudah dibawa ke RS untuk mendapatkan perawatan, sedangkan mobilnya sudah kita amankan di pos lantas Sei Sejenggi," ungkapnya.
Budi Wijaya
Pasalnya, pada Kamis (8/1/2015), sekira pukul 22.00 WIB, dilokasi perayaan tersebut, telah terjadi insiden kecelakaan, antara kreta api penumpang jurusan Tanjungbalai menuju Medan, menabrak mobil salah satu pengunjung diperlintasan yang belum memiliki palang perlintasan.
Akibatnya, mobil Nissan Extrel BK 262 S yang dikendarai pasangan suami istri Jhoni (34) dan Lucky Sundari (28) warga, Sawit Indah Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan ini terhempas hingga 20 meter dari perlintasan kereta api yang tidak jauh dari lokasi perayaan.
Akibat kejadian tersebut, korban sempat dilarikan oleh warga ke Rumah Sakit Umum (RSU) Melati Pebaungan untuk mendapatkan perawatan, karena salah satu korban, mengalami luka yang cukup serius, mengeluarkan darah dari mulut dan telinganya, dan kedua korban harus dirujuk ke RS Medistra Lubuk Pakam.
Informasi dari warga setempat, Rahmad (35) mengatakan kecelakaan tersebut terjadi saat hujan, saat itu mobil yang dikendarai oleh pasutri tersebut ingin pulang ke rumahnya selepas melihat hiburan yang digelar oleh pihak pemkab Sergai dalam merayakan HUT nya yang ke 11 tahun.
Namun, naas saat akan melintas diperlintasan KA tiba-tiba mesin mobil tersebut mendadak mati tepat diperlintasan kereta api, kemudian datang kreta api penumpang dari arah Tebingtinggi yang melaju kencang dan kecelakaan pun tak terelakkan.
"Saat itu warga disini sempat meneriaki pengendara mobil bahwa ada kereta api yang mau lewat, namun karena kaca mobil tersebut tertutup sehingga teriakan warga disini tidak didengarnya," ucapnya.
Rahmat, bersama warga setempat juga sangat menyayangkan pihak panitia yang kurang propesional, sebab saat kejadian warga setempat tidak melihat adanya pihak keamanan yang berjaga jaga dilokasi perlintasan, sehingga hal ini menyebabkan terjadinya kecelakaan.
"Seharus pihak panitia lebih profesional lagi, bukan kali ini aja kejadian ini terjadi pada tahun lalu juga terjadi seperti ini saat acara perayaan HUT Sergai" tandasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sergai AKP Soya Lato saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian kecelakaan KA dengan mobil di dekat lokasi perayaan HUT Sergai.
"Saat ini ke dua korban sudah dibawa ke RS untuk mendapatkan perawatan, sedangkan mobilnya sudah kita amankan di pos lantas Sei Sejenggi," ungkapnya.
Budi Wijaya


Tidak ada komentar:
Posting Komentar