Langkat - Tingginya curah hujan dalam pekan ini, membuat, 1.109 rumah warga di Kabupaten Langkat Sumatera Utara, terendam banjir. “Data Sementara ini, ada 1.109 rumah warga terkena bencana alam banjir,” ucap Kepala Kantor Sosial Kabupaten Langkat, Hj Rina Wahyuni Marpaung SSTP MAP, didampingi Kasi Kesejahtraan dan Bansos Davit H Pardede, kepada Wartawan, Selasa (13/1), di Tanjung Pura. Dikatakannya, dari jumlah rumah yang terkena bencana alam banjir tersebut terdapat didua kecamatan, yaitu di Kecamatan Tanjung Pura sebanyak 924 rumah warga, dan di Kecamatan Sawit Sebrang sebanyak 185 rumah atau Kepala Keluarga (KK). Untuk di di Kecamatan Sawit Sebrang itu, bencana alam banjir hanya melanda di wilayah Desa Alur Gadung sebanyak 185 KK. Kemudian di Kecamatan Tanjung Pura terdapat di beberapa desa, di antranya, di Desa Pekubuan sebanyak 580 KK, Desa Pematang Cengal Barat sebanyak 20 KK, Desa Lalang 205 KK, dan di Desa Paya Perupuk sebanyak 119 KK atau rumah yamng di genangi air. Dikatan Rina lagi, akibat bencana alam banjir itu, juga merubuhkan satu buah jembatan permanen Bandar Pulau di Desa Kwala Musam Kecamatan Batang Serangan, terputus akibat terjang air bah sungai (banjir besar), sehinga akses jalan menuju ke desa lainnya terhenti, dan tidak dapat dilalui kenderaan. Namun saat ini, warga setempat sudah membangun jembatan alternatif dari batang pinang, agar bisa di lalui warga,” ucapnya Rina. Camat Tanjung Pura, Srianto saat di komfirmasi terkait bencan alam banjir melanda pemukiman masyarakat di wilayah kerjanya mengatakan, banjir yang menggenangi pemukiman warga itu berasal dari banjir kiriman dari hulu, yaitu melalui kiriman air Sungai Batang Serangan di Tanjung Pura, sehingga beberapa titik tanggul-tanggul ada yang terputus dan meluap, sehingga mengenangi pemukiman penduduk. Hal serupa juga dikatakan Kepala Desa Pekubuan, M Sofyan, banjir yang menimpa desanya akibat luapan dari air Sungai Baru yang berindukkan dari Sungai Batang Serangan di Tanjung Pura. Menurut dia lagi, bedasarkan hasil pendataannya, ada 1200 KK atau 5.500 jiwa, pemukiman warga sudah di genangi air banjir, diantaranya pemukiman warga itu bertempat di Dusun 1 hingga ke Dusun 10. Namun yang terparah ada di dusun 7,8,9 dan Dusun 10. Patauan dilapangan di Desa Pekubuan, Camat Tanjung Pura Suriato, Danramil 11 Tanjung Pura Kapten Inf JF. Sihotang beserta anggota, pihak kepolisian polsek Tanjung Pura berserta puluhan warga melakukan peninggian tanggul dengan cara memasukkan pasir ke goni untuk menimbun tanggul yang jebol. Selain itu juga, 3 perahu karet dari Polres Langkat juga di turunkan kelokasi banjir di Desa Pekubuan. Fahlevi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar