Pemilihan Direksi PDAM Tirtanadi Dewas Dinilai One Man Show - bbb
Headlines News :
Home » » Pemilihan Direksi PDAM Tirtanadi Dewas Dinilai One Man Show

Pemilihan Direksi PDAM Tirtanadi Dewas Dinilai One Man Show

Written By Unknown on Jumat, 13 Februari 2015 | 05.31

Medan - Farid Wajdi Direktur Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen Kota Medan mengkritisi, Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirtanadi, yang terlihat one man show (main sendiri) dalam perekrutan calon direksi PDAM Tirtanadi. 

Hal ini dikatakan Farid Wajdi, dalam acara diskusi ‎'Mengawal seleksi calon direksi PDAM Tirtanadi Sumut 2015-2019', Jumat (13/2/2015) di Hotel Garuda Plaza Medan.‎ Turut serta Ahmad Taufan Damanik (Anggota Dewan Pengawas), Muchri Fauzi Hafiz (Anggota Komisi C DPRD Sumut), Robinson Simbolon (Komisioner Komisi Informasi Publik)‎ sebagai narasumber dalam acara tersebut. 

"Saya sangat kecewa dengan  Dewas, yang saya nilai one man show, karena menyembunyikan nama tim ahli untuk seleksi calon direksi PDAM. Siapa yang dapat meyakini Dewas terlepas dari kepentingan, bila nama itu tidak diketahui masyarakat," katanya. 

‎Selain itu, Farid dalam kesempatan itu menyatakan, dalam pemilihan direksi nantinya, Dewas diminta menunjuk sosok yang ideal, track record bersih, berkualitas dan berintegritas.

"Kalau berbicara dari pengalaman sebelumnya. Direksi tidak pernah tampil, bahwa dari pengalaman direksi tidak pernah tampil di publik dan sering humas yang tampil. ‎Karakter yang juga harus jadi prioritas Dewas untuk menunjuk calon direksi nantinya, yakni dapat tampil di publik dan luwes dari segi komunikasi dan sebagainya," katanya. 

Selain itu, Farid juga meminta pada Dewas untuk tidak mempengaruhi Gubernur ‎dalam penentuan calon 4 direksi PDAM Tirtanadi nantinya. "Harapan saya Dewas tidak pengaruhi gubernur dalam memilih calon itu nantinya," katanya.

Dewas PDAM Tirtanadi Ahmad Taufan Damanik‎ yang mengomentari daam acara diskusi itu menyatakan, bahwa nama tim ahli yang dirahasiakan itu bukanlah merupakan kebijakan dari Dewas sendiri. Menurut Ahmad bahwa nama tim ahli tersebut untuk tidak dipublikasi berdasarkan permintaan Gubernur dan tim ahli itu sendiri. 

"Saya sangat ingin menyebutkan 5 nama tim ahli itu, namun karena permintaan Gubsu dan calon itu sendiri tidak bisa saya umumkan. Gubsu dan mereka sendiri yang meminta nama itu untuk tidak dipublikasi," katanya.

Ahmad menjelaskan, dalam kriteria memilih calon direksi, Dewas tidak mematokan standar International dalam menyeleksi direksi, yakni dengan harus faham bahasa inggris.

‎"Soal ‎persyaratan tidak sampai dengan International yakni harus faham dengan bahasa inggris.‎ Logika yang dipakai, berdasarkan akademisi berdasarkan asas legalitas," katanya.

‎Sementara itu, Muchri Fauzi Hafizd, Anggota Komisi C DPRD Sumut, menyatakan, Dewas harus memilih direksi yang lebih berintegritas kedepannya untuk memperbaiki PDAM Tirtanadi. 

Menurut Muchri dari ‎modal yang dimiliki PDAM Rp412 miliar bersumber dari APBD, belum ada sampai saat ini PDAM untuk menyampaikan PAD ke Pemprovsu. 

"Bagi saya kalau direktur utama, harus memiliki integritas yang lengkap maka tidak Mungkin dapat memperbaiki PDAM Tirtanadi yang sekarang ini. Kita ketahui hingga saat ini PDAM Tirtanadi belum ada memberikan PAD pada pemrovsu," katanya.‎

Sebelumnya,  Kepala Divisi Humas PDAM Tir‎tandai Ir Amrun mewakili Plt Dirut Mangindang Ritonga membuka dialog‎ yang diselenggarakan Pokja Wartawan PDAM Tirtanadi Sumut ini ditandai dengan Amrun mengetok meja sebanyak tiga kali dengan tangan kanannya.

Amrun mengatakan, jajaran PDAM Tirtanadi sangat mengapresiasi dialog ini. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan membangun PDAM Tirtanadi yang lebih baik lagi di masa mendatang.

"PDAM Tirtanadi tak lama lagi akan memiliki direksi baru. Kita letakkan harapan dan kemajuan Tirtanadi kepada direksi baru, terlebih harapan masyarakat untuk medapatkan air yang berkualitas dan kontinuitas," ujar Amrun.

Amrun menyebut, para narasumber yang dihadirkan tak diragukan lagi kompetensinya. "Semoga masukan dan saran dalam dialog ini bisa dipergunakan untuk membangun PDAM Tirtanadi demi terciptanya pelayanan yang maksimal bagi masyarakat," tukasnya.

Amrun juga mengungkapkan, Semoga dengan dialog, kesimpangsiuran di media massa tentang seleksi direksi dapat kembali ke koridor yang benar.

Sebelumnya, mewakili Pokja Wartawan PDAM Tirtanadi Sumut, Ucok Kocu mengaku menggelar dialog tersebut lantaran dinamikanya cukup hangat di masyarakat.‎ 



Jemy
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Blogger Themes Gallery

Copyright © 2015. bbb - All Rights Reserved
Template Created by My Blogger Templates Published by Free Blogger Templates

Proudly powered by Blogger