Medan - Tarif angkutan kota di Sumatera Utara (Sumut) diperkirakan akan tetap pada tarif kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dinaikan pada Januari 2015. Namun, penurunan harga BBM yang telah diumumkan baru-baru ini, tidak berdampak pada penurunan tarif angkot di Sumut.
Pasalnya, Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho, belum mewacanakan menurunkan tarif angkot di Sumut. Menurut Gatot, akan membuka ruang komunikasi terlebih dahulu dengan Organda (organisasi angkutan kota) untuk mencari langkah strategis mengenai penurunan tarif tersebut.
"Nanti saya berbicara dulu dengan organda, untuk mencari langkah strategis penurunan harga itu. Untuk sekarang belum ada pembahasan soal tarif," katanya.
Sebelumnya, hal senada juga disampaikan, Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Anthony Siahaan, mengatakan belum ada rencana penurunan tarif angkot, dan harus menunggu keputusan pemerintah pusat.
"Kita belum ada merencanakan penurunan tarif itu. Dalam konteks ini, kita harus menunggu keputusan pusat, tidak bisa serta merta menurunkan tarif," katanya.
Jemy
Pasalnya, Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho, belum mewacanakan menurunkan tarif angkot di Sumut. Menurut Gatot, akan membuka ruang komunikasi terlebih dahulu dengan Organda (organisasi angkutan kota) untuk mencari langkah strategis mengenai penurunan tarif tersebut.
"Nanti saya berbicara dulu dengan organda, untuk mencari langkah strategis penurunan harga itu. Untuk sekarang belum ada pembahasan soal tarif," katanya.
Sebelumnya, hal senada juga disampaikan, Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Anthony Siahaan, mengatakan belum ada rencana penurunan tarif angkot, dan harus menunggu keputusan pemerintah pusat.
"Kita belum ada merencanakan penurunan tarif itu. Dalam konteks ini, kita harus menunggu keputusan pusat, tidak bisa serta merta menurunkan tarif," katanya.
Jemy


Tidak ada komentar:
Posting Komentar